, Australia
Photo by Kseniya Buraya via Pexels

Australian retailers push for national approach on single-use plastics phase-out

It also calls for an “education before enforcement” approach.

The Australian Retailers Association (ARA) is urging for a unified national strategy as Western Australia and South Australia enforce new single-use plastics bans starting 1 September. 

ARA CEO Paul Zahra stressed that whilst retailers support reducing plastic waste, the current state-by-state regulations are driving up costs and causing delays. 

“Retailers recognise the importance of meeting environmental harms and support the bans despite higher costs associated with the rollout,” Zahra said. 

“However, the fragmented state-by-state approach to managing the bans means this transition has been more costly and taken longer than necessary,” he added.

Starting 1 September, South Australia will ban plastic barrier bags, thick supermarket or boutique-style plastic bags, single-use plastic beverage containers (including coffee cups), expanded food and beverage containers like gelato tubs, and polystyrene trays. 

Western Australia will prohibit produce bags for loose fruit and vegetables, lids for disposable food containers, bowls, plates, and trays. 

To help retailers adapt, the ARA has launched an online resource at, offering webinars and a national overview of the bans.

The ARA also raised concerns that some alternative packaging options may not be suitable for hospitality and quick-service restaurants, increasing food safety risks and posing burn hazards. 

“Our transition to more sustainable packaging must not have the unintended consequences of creating food safety risks and consumer risks,” noted Zahra. 


“We are advocating for government to take an ‘education before enforcement’ approach to these bans,” he said.

K3Mart memadukan budaya Korea dan produk UMKM lokal dalam satu gerai

Convenience store itu menyediakan perbandingan produk impor dan produk lokal sebesar 50:50 di 30 outlet mereka.

Meningkatkan penelusuran dan efisiensi manajemen inventaris dengan barcode 2D GS1

Barcode 2D ini berfungsi sebagai penyimpanan data yang kompak.

The Coffee Bean & Tea Leaf menyeimbangkan kualitas dan kenyamanan melalui produk ritel

Mereka memperluas rangkaian produk termasuk berbagai kopi single-origin yang disesuaikan dengan preferensi pemanggangan yang berbeda.

KCG menguasai brand positioning untuk segmen premium di Indonesia

Mereka mengadopsi solusi berbasis teknologi terbaru untuk sukses mengelola 92 toko ritel di 20 kota di Indonesia.

Ini alasan brand-brand mewah meningkatkan investasi AI

Sektor ini telah menginvestasikan lebih dari $360 juta dalam AI selama tiga tahun terakhir.

Bacha Coffee menguasai retail kaya sensorik di Jakarta

Memadukan warisan dan kemewahan, Bacha Coffee Plaza Senayan menghadirkan pengalaman unik bagi pecinta kopi Indonesia.

Bagaimana WCT Malls meningkatkan penjualan tenant melalui pemasaran terarah

Melalui pemasaran terarah, mal ini meningkatkan penjualan tenant dan tingkat okupansi.

Langkah besar untuk GOPIZZA: 2.000 toko di akhir 2024

CEO GOPIZZA bertujuan menjadikan brand tersebut sebagai pizza terjangkau  dan terbaik dari Asia Tenggara ke seluruh dunia.

Peritel harus bersiap untuk ‘commerce tanpa batas’

Ahli dari KPMG memprediksi akhir dari perbedaan ritel online dan offline seiring dinamika keterlibatan konsumen.